1. Pengembalian uang sesuai harga tiket, sudah tidak masuk akal
mau membatalkan keberangkatan karena posisi saya sendiri sudah menuju bandara. Beli tiket sekarang untuk keberangkatan
sekarang juga sangat lngka, walaupun ada harganya sudah selangit.
2. Opsi kedua saya ikut
penerbangan selanjutnya jam 16:40, berhubung saya sudah menuju bandara akhirnya
saya putuskan mengikuti schedule berikutnya walaupun menunggu 5 jam lagi.
Apakah ada kompensasi dari Batavia? Tidak ada sama sekali.
Jam
15:45 saya check in, dan tertulis di display bahwa penerbangan Batavia air rute
Soetta-Batam dengan no flight 6Y6-577CGK statusnya delay. Hadeehh.. harus
menunggu lagi nih.. Jam menunjukkan 16:40 para penumpang yang mungkin sekitar
150 orang menanyakan ke petugas informasi bahwa kenapa delay dan berangkat jam
berapa? Petugas menjawab pesawatnya belum tiba. Ok ditunggu lagi hingga jam
18.00 tapi masih belum juga ada tanda-tanda keberangkatan. Penumpang pun
bertanya lagi, akan berangkat jam berapa? Petugas infokan posisi pesawat lagi
dibersihkan, tidak lama lagi berangkat, penumpang pun nunggu lagi.
Jam
19:00 masih belum juga ada info keberangkatan dan setelah ditanyakan ternyata
petugasnya plin-plan, yang tadi dikatakan pesawat sedang dibersihkan ternyata
belum juga siap, mustahil membersihkan pesawat sampai lebih dari 1 jam. Inilah
pemicu amarahnya penumpang sehingga ada penumpang yang meminta petugas
informasi untuk membuat surat pernyataan bahwa pesawat akan diberangkatkan pada
jam yang dispakati.
Hingga
jam 20:00 pesawat masih belum juga ada tanda-tanda keberangkatan yang mana
emosional massa sudah mulai memuncak, maklum sudah seharian dibandara ditambah
lagi informasi yang plin-plan dari petugas. Akhirnya sekitar jam 21
pesawat berangkat juga yang mana Batavia
harus membayar kompensasi keterlambatan sesuai Peraturan Menteri
Perhubungan (Permenhub) Nomor 77/2011 yang diperbaharui dengan Permenhub Nomor
92/2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut yang memberi kompensasi.
Sekitar jam 22:40 tiba di Bandara Hang Nadim Batam dan
seluruh penumpang dibagikan voucher senilai 300 ribu yang bisa diurus di kantor
perwakilan Batavia Air Batam atau daerah lain. Keesokan harinya tanggal 20
Maret 2012 saya menyambangi kantor perwakilan Batavia di Penuin Batam, sesampai
disana diminta beberapa persyaratan pencairan. Setelah selesai semua dan
dikasih tanda bukti saya bertanya dengan petugasnya, Mba ini proses
pencairannya berapa lama? Selama 22 hari kerja sudah cair. Ok saya pulang
meninggalkan counter tsb.
Setelah sebulan lebih saya mencoba buka rekening dan melihat
historical transaksi lagi dan tenyata belum ada pembayaran. Kemudian tanggal 11
Mei saya lihat kembali belum juga ada transaksinya sehingga saya putuskan untuk
menyambangi counter Batavia Air. Sesampainya disana di terima karyawan dan saya
menanyakan kenapa koq belum juga cair? Katanya karena banyak yang musti dibayar
dari seluruh Indonesia. Loh kan yang membuat peraturan bahwa proses
pencairan selama 22 hari kerja Batavia
sendiri, ga logis jika belum dibayar lantaran banyak yang musti di bayar.
Bukankah Batavia Air adalah salah satu masakapai besar tapi kenapa koq sering
delay??? Penumpang pun tidak ada yang mau delay sampai sekian lama walaupun
dapat kompensasi.
Kalau bicara nominal uangnya itu tidak seberapa yang lebih
penting disini adalah komitmen dari Batavia dengan customer yang semustinya
dikedepankan. Bukan suatu kebanggaan jika pada akhirnya para penumpang
memberikan image bahwa Batavia pesawat yang spesialis delay.. Karena pengalaman saya sering kali di delay
dan yang teranyar adalah sampai 4 jam ini, sudah delay pesawat ditambah keterlambatan
pembayaran pula sampai begitu laamaa.
Demikian
informasinya semoga menjadi masukan bagi management Batavia Air.
Batam Center, Batam, Kepulauan Riau
Tidak ada komentar:
Posting Komentar