Tampilkan postingan dengan label EKTP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EKTP. Tampilkan semua postingan
Minggu, 11 Oktober 2015
E-KTP JAMBI
Melanjutkan kisah proses E-KTP saya..
Sehubungan proses pembuatan E-KTP di di Batam Gagal total, dan kebetulan setelah saya pindah tugas ke Jambi ngambil rumah, otomatis berhak mengajukan sebagai warga tetap Jambi.
Singkat cerita dari Batam saya dibantu oleh kawan dibuatkan surat pindah sehingga secara admistrasi bisa mengajukan pembuatan KTP baru di Kota Jambi.
Banyak syarat-syarat kependudukan yg harus dipenuhi mulai dari RT, mengisi blanko2, perlu tandatangan petugas Kelurahan hingga Kecamatan, memang cape juga ngurus birokrasi seperti ini tetapi setelah tahap demi tahap terlewati akhirnya proses pembuatan E-KTP di Kecamatan.
Setelah dokumen dinyatakan selesai semua petugas menanyakan apakah pernah bikin E-KTP? saya jawab belum pernah. Info dari petugas itu juga kalaupun kita pernah tetapi tidak ngaku pasti akan ketahuan karena sistem sudah online, data sidik jari sm retina akan crash.
Oleh petugas akhirnya pemotretan tiba, sidik jari dan retina mata juga di scan. Setelah dinyatakan selesai kita harus menunggu lagi selama tiga minggu proses pencetakan. Kalau melihat durasi itu terlalu lama walaupun banyak warga yang bikin KTP, semustinya paling lama 5 hari sudah jadi.
Mengenai biaya dari RT hingga kecamatan tidak ada pungutan, paling2 istilah 'beliau-beliau' itu sukarela ya tergantung kita mau ngasih apa ga..
Itu aja sharingnya dan akan dilanjutkan dengan cerita yang berbeda.
Semarang, 11 Okt. 2015
Kamis, 08 Oktober 2015
E-KTP Batam
Ilustrasi
Pada bulan Oktober tahun
2011 bisa dibilang musimnya KTP elektronik, ada iklan di TV, Online, Koran dan
baliho dmana-mana. Memang pada tahun tsb waktunya penduduk se Indonesia
registrasi KTP secara elektronik.
Saya sebagai warga Negara juga diwajibkan mendaftar ke
kecamatan Batam Center sesuai alamat KTP waktu itu. Pernah saya coba
menyambangi kecamatan tapi ngantrinya puanjang banget. Perkiraan saya bisa menghabiskan
waktu setengah hari buat bikin KTP. Setelah ditimbang-timbang pulang aja
dulu nunggu kapan ada waktu senggang.
Nah suatu ketika saya ke Mega Mall dan kebetulan disana ada
layanan E-KTP mana waktu itu ga ngantri juga, pucuk dicinta ulam pun tiba saya
langsung registrasi dan diproses. Dimulai kita menunjukkan KTP yang lama
kemudian kita photo dengan latarbelakang tahun ganjil-genap. Tahun ganjil warna
merah & tahun genap warna biru. Selanjutnya diambil sidik jari sejumlah
jari tangan berikut kombinasinya dan yang terakhir retina mata.
Selesai proses saya tanya ke petugas, kapan jadinya Pak? Katanya
6 bulan lagi ambil di kantor lurah Baloi Permai Batam center, setelah dapat penjelasan
saya pulang.
Lebih dari enam bulan berikutnya saya menyambangi kantor
lurah dan disana terpampang pengumuman nama-nama yang E-KTP nya sudah jadi
tetapi nama saya belum muncul, karena penasaran saya tanya ke petugas dan
katanya belum jadi karena ngantri Se-Indonesia jadi saya nunggu 6 bulan lagi.
Saya pikir pembuatan E-KTP kan MEGA Projectnya Pemerintah masa iya samapai
setahun???? Udah mulai curiga ada apa
nih.
Pas di bulan Maret 2013 saya dapat nota dinas dari tempat
kerja untuk pindah ke Kota Jambi, nah sebelum saya pindah menyempatkan diri
mampir ke kantor lurah lagi menanyakan KTP saya, dengan yakinnya saya akan
dapat KTP tapi ternyata kata petugasnya ‘masih belum jadi Pak’. Loh…. Saya tanya,
Ini kan sudah setahun setengah koq masih belum jadi? Jawab petugas dengan entengnya, tunggu aja pak katanya… Males nih berurusan
seperti ini.
Bulan April saya meninggalkan Kota Batam untuk pindah ke
Kota Jambi dengan tetap menggunakan KTP Konvensional.
Tahun 2014 saya minta tolong teman nanyain ke kelurahan apa KTP
saya udah jadi? Kawan saya Pak Heru menyambangi kelurahan dan menanyakan
perihal itu, apa kata petugas?? Jawabnya, yang bikin KTP di Mall gagal jadi
harus diulang lagi..
Begitulah realitas yang saya alami.
Ok sampai disini dulu nanti edisi E-KTP aka nada bahasan
lanjutannya.
Salam..
Langganan:
Postingan (Atom)